Linux

phpsysinfo untuk IPFire

phpsysinfo adalah script php yang dapat digunakan untuk mengamati status sebuah server secara umum, misalnya status uptime, cpu load, penggunaan memori, penggunaan partisi dan sebagainya. phpsysinfo dapat digunakan di distro-distro besar seperti RedHat, CentOS, Ubuntu, dan sebagainya. Nah, kali ini kita akan mencoba agar phpsysinfo bisa digunakan pada mesin berbasis IPFire.Versi phpsysinfo yang saya modifikasi agar dapat berjalan dengan baik di IPFire adalah 3.0.19 dengan sedikit tuning konfigurasi.

Screenshot (klik untuk memperbesar):

System requirement:

  • IPFire 2.11 (tested @ core update 62).

Langkah-langkah instalasi phpsysinfo pada IPFire:

# cd /srv/web/ipfire/html/
# wget http://cachebox.googlecode.com/files/phpsysinfo.tar.gz
# tar -zxvf phpsysinfo.tar.gz

Selesai… selanjutnya anda dapat mengakses phpsysinfo lewat browser dengan mengarahkan URL ke hostname atau IP address port 81 (secara default IPFire menggunakan port 81 untuk http). Misalnya :

http://mybox.ipfire.local:81/phpsysinfo/index.php

atau

http://192.168.0.1:81/phpsysinfo/index.php

Lisensi

phpsysinfo berlisensi untuk GPL, sehingga dapat didistribusikan dan dimodifikasi secara bebas dengan menyertakan credit untuk penulis asli.

Catatan :

phpsysinfo untuk IPFire ini tidak memiliki dukungan resmi dan segala resiko atau kerugian yang diakibatkan dari script ini berada diluar tanggung jawab penulis.

Credits :

Addons / script untuk IPFire lainnya :


Related Posts

10 Comments

  1. ahmad

    21 Desember 2012 at 21:44

    mas mau nanya, kalo mau ngukur alokasi penggunaan CPU dan memory saat penerapan suatu algoritma enkripsi bisa pake PhpSysInfo juga gak y? Kemudian PhpSysInfo tu kalau dipake, fungsi phpsysinfo nya sendiri tu makan resource besar apa nggak?
    Sama satu lagi mas….hehe :p
    kalo phpsysinfo gak bisa untuk pneggunaan resource untuk pengujian penerapan algoritma enkripsi, mas ada saran gak kira2 gmn ngukurnya?

    makasih mas sebelumnya, maaf merepotkan :D

    1. fazar

      22 Desember 2012 at 09:24

      Phpsysinfo digunakan untuk mengamati kondisi server secara umum. Untuk lebih teknis misalnya untuk mengecek penggunaan resource pada saat tertentu, phpsysinfo tidak dapat diandalkan. Ada beberapa benchmarking penerapan algoritma enkripsi yg dapat masbro lihat di posting para developer ipfire di forum.ipfire.org, silakan jalan2 kesana :-)

  2. achmad.faishol

    30 Juni 2013 at 22:37

    http://192.168.0.1:81/phpsysinfo/index.php
    saya kok keluar :
    <?php
    /**
    * start page for webaccess
    * redirect the user to the supported page type by the users webbrowser (js available or not)
    *
    * PHP version 5
    *
    * @category PHP
    * @package PSI
    * @author Michael Cramer
    * @copyright 2009 phpSysInfo
    * @license http://opensource.org/licenses/gpl-2.0.php GNU General Public License
    * @version SVN: $Id: index.php 412 2010-12-29 09:45:53Z Jacky672 $
    * @link http://phpsysinfo.sourceforge.net
    */
    /**
    * define the application root path on the webserver
    * @var string
    */
    define(‘APP_ROOT’, dirname(__FILE__));

    /**
    * internal xml or external
    * external is needed when running in static mode
    *
    * @var boolean
    */
    define(‘PSI_INTERNAL_XML’, false);

    if (version_compare(“5.2”, PHP_VERSION, “>”)) {
    die(“PHP 5.2 or greater is required!!!”);
    }

    require_once APP_ROOT.’/includes/autoloader.inc.php’;

    // Load configuration
    if (!is_readable(APP_ROOT.’/config.php’)) {
    $tpl = new Template(“/templates/html/error_config.html”);
    echo $tpl->fetch();
    die();
    }
    else {
    include_once APP_ROOT.’/config.php’;
    }

    // redirect to page with and without javascript
    $display = isset($_GET[‘disp’]) ? $_GET[‘disp’] : PSI_DEFAULT_DISPLAY_MODE;
    switch ($display) {
    case “static”:
    $webpage = new WebpageXSLT();
    $webpage->run();
    break;
    case “dynamic”:
    $webpage = new Webpage();
    $webpage->run();
    break;
    case “xml”:
    $webpage = new WebpageXML(true, null);
    $webpage->run();
    break;
    default:
    $tpl = new Template(“/templates/html/index_all.html”);
    echo $tpl->fetch();
    break;
    }
    ?>

    1. fazar

      1 Juli 2013 at 08:35

      hal ini muncul mungkin karena php support belum diaktifkan, coba baca artikel yg saya tulis berikut: http://goo.gl/xvK0k
      khususnya dibagian aktivasi modul php.

  3. achmad.faishol

    1 Juli 2013 at 08:50

    phpsysinfo apa ada yg salah dengan instalasi phpsysinfo?
    apa ada software tambahan?
    apa ada setting yg masih kurang?

  4. achmad.faishol

    1 Juli 2013 at 09:07

    terima kasih banyak mas fazar master of IPFIRE Indonesia.
    dah bisa keluar tampilan php nya.

  5. achmad.faishol

    2 Juli 2013 at 14:17

    mau tanya d luar topik. bagaimana cara install addon manual (*.ipfire) or “http://people.ipfire.org/~tebert/i586/” tambah ke server-list.db

    1. fazar

      2 Juli 2013 at 14:36

      *.ipfire adalah file yg dikompresi menggunakan format tarball. saya ambil contoh untuk menginstal arpon yg ada di web yg mas kasih :

      # cd /opt/pakfire/tmp
      # wget http://people.ipfire.org/~tebert/i586/ArpON-2.7-1.ipfire
      # tar xvf ArpON-2.7-1.ipfire
      # ./install

      pada beberapa addons yg tidak memiliki initscript, proses ./install akan menjadi mandeg atau muncul error, hal ini normal. proses dapat dihentikan dengan menekan tombol ctrl + c. jika sudah terinstal, maka file *.ipfire dan hasil ekstrak tadi harus dihapus, caranya seperti ini :

      # cd /opt/pakfire/tmp
      # rm -rf *

      jika addons yg akan di instal memiliki dependency (addons atau module yg harus terinstal sebelum anda dapat menginstall addons tersebut), maka mas harus melakukan instalasi dependency nya satu per satu. contoh addons yg memiliki banyak dependency adalah pyload.

  6. Ilham Taufiq

    24 Januari 2016 at 16:13

    mas mau tanya, kalo web gui nya pake domain gmna ya? misal saya punya server debian, apa tinggal konfig aja di bind? terima kasih. Sorry kalo oot…

    1. fazar

      25 Januari 2016 at 12:39

      phpsysinfo untuk debian, silakan letakkan di dalam direktori www (misalnya /var/www/html), dan pastikan php sudah terinstal. selanjutnya tinggal panggil lewat url, misalnya http://www.domainkamu.com

Leave a Reply