Squid Caching Video Youtube Non Range

Squid Caching Video Youtube Non Range

Sebelumnya saya sempat membahas tentang konfigurasi squid (khususnya squid 2.7 atau Lusca) untuk melakukan dynamic content caching, sehingga squid dapat dengan efektif dan efisien serta dapat mengoptimalkan hit pada obyek-obyek web yang bersifat dinamis. Anda dapat membaca posting tersebut disini. Yang menjadi permasalahan (sebenarnya bukan permasalahan sih.. hehehe), adalah khusus untuk video youtube, yang di cache adalah video youtube range (video youtube yang di split menjadi beberapa bagian).

Instalasi iftop Untuk CentOS 5.x

Agak sedikit kesulitan pada saat saya ingin melakukan instalasi utility kecil bernama iftop di CentOS 5.7 yang saya gunakan. Perintah ‘yum install iftop’ tidak dapat menemukan paket instalasi iftop. Padahal saya suka melakukan monitoring network traffic menggunakan utiliti ini.

Implementasi Squid 3.1 Menggunakan tcmalloc

Berawal dari keisengan membaca-baca referensi squid dari thread ini, saya sangat tertarik dengan penggunaan squid dengan dynamic library tcmalloc (thread-caching malloc).

Tcmalloc umumnya digunakan untuk optimasi pada kinerja MySQL (dalam beberapa benchmark menunjukkan MySQL 6 kali lebih cepat jika menggunakan tcmalloc) dibandingkan dengan menggunakan glibc. Namun, kata mas Domas Mituzas , tcmalloc tidak hanya bekerja pada MySQL, namun juga bekerja pada squid cache.

Masalah yang sering muncul pada squid adalah pada saat squid mengalami beban puncak (diakses dengan jumlah yang sangat besar) akan terjadi fragmentasi pada memory, yang mengakibatkan terjadinya lonjakan penggunaan cpu yang sangat signifikan.

Tutorial Optimasi Squid 2.7

Sudah dua hari ini, saya beserta teman saya Adry (link ke blognya ada di blogroll samping) melakukan tweaking konfigurasi web-cache dalam hal ini squid versi 2.7. Ibarat sekeping uang koin dengan 2 wajah, ada beberapa hal yang dianggap “merugikan” dan “menguntungkan” dalam penerapan squid.